Safari Dakwah Daiyah Perkotaan di Masjid Al-Furqan Gampong Beurawe

Banda Aceh –Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh mengadakan Safari Dakwah Da’iyah di Masjid Al-Furqan Gampong Beurawe Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh. Jum’at (10/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir kepala Dinas Syariat Islam Alimsyah,S.Pd, M.S, Kabid Dakwah Irwanda, S.Ag, Kasie Bina Generasi Muda & Kader Dakwah Rosmani,S.Sos. Dinas Sayariat Islam Kota Banda Aceh.

Kegiatan safari da’iyah dilaksanakan ba’da shalat jum’at oleh Tgk Fauziah di Al-Furqan Gampong Beurawe turut serta didampingi oleh moderator Hj.Cut Nurlelawati, A.Md. Kegiatan safari da’iyah dilaksanakan setiap jum’at dari masjid ke masjid, meunasah ke meunasah yang ada di Kota Banda Aceh secara konsisten dan sistematis.

Dalam tausiyah Tgk Fauziah menyampaikan bahwa, Umat Islam harus menjadikan al-Qur’an dan al-Hadits sebagai sumber hukum dan pedoman hidup Umat muslim dan juga berfungsi sebagai solusi akan permasalahan-permasalahan sosial yang di hadapi dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat.

وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لا تُشْرِكْ بِاللّٰهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ (١٣)

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”. (QS. Luqman [31], ayat 13).

Pentingnya pola asuh yang adaptif di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang cepat. Orang tua dituntut tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik anak, tetapi juga mendukung perkembangan emosional, sosial, dan digital mereka. Pola asuh yang baik di era modern menekankan komunikasi terbuka antara orang tua dan anak, sehingga anak merasa didengar dan dihargai. Selain itu, pendekatan yang seimbang antara disiplin dan kasih sayang sangat penting untuk membentuk karakter yang mandiri dan bertanggung jawab.

Rasulullah telah mengingatkan kita dalam satu hadith yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Setiap anak dilahirkan di atas fitrah (kesucian atau tauhid), maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi, …”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Di tengah maraknya teknologi, orang tua juga perlu mengawasi penggunaan gadget serta memberikan edukasi tentang penggunaan internet yang sehat dan aman. Penanaman nilai moral, empati, dan kemampuan berpikir kritis menjadi kunci agar anak mampu menghadapi tantangan zaman.

Pola asuh modern menuntut fleksibilitas, kesadaran akan perkembangan zaman, serta keterlibatan aktif orang tua dalam kehidupan anak agar tumbuh menjadi individu yang seimbang dan berdaya saing.

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh Alimsyah,S.Pd, ,M.S mengharapkan melalui kegiatan safari da’iyah Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan kepada ibu-ibu dari berbagai gampong di Kota Banda Aceh agar meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.()

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*