DSI Banda Aceh Perkuat Sinergi dan Kolaborasi dengan Polresta Banda Aceh

Banda Aceh – Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh (DSI) melakukan kunjungan dan audiensi ke Markas Polresta Banda Aceh dalam rangka memperkuat implementasi Syariat Islam di ibukota Provinsi Aceh, Kamis (12/02/2026).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana, S.I.K., M.H. Dari pihak DSI hadir Kepala DSI Kota Banda Aceh, Alimsyah, Kepala Bidang Pengembangan Syariah, Wirzaini Usman, Kepala Bidang Dakwah, Irwanda M. Jamil, Dai Perkotaan, Tgk. Fauzan Zakaria, Kasi Perundang-undangan Hukum Islam, M. Rizal, Tim Media Center DSI; serta para staf DSI Kota Banda Aceh.

Kepala DSI Banda Aceh, Alimsyah, menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antar lembaga pemerintah di Banda Aceh.

“Tujuan audiensi ini adalah untuk memperkuat sinergi dan menjalin kerja sama dalam penerapan Syariat Islam di Kota Banda Aceh,” ujar Alimsyah.

Ia menjelaskan, kolaborasi ini penting guna menciptakan ekosistem yang mendukung pelaksanaan syariat secara utuh, tertib, dan damai.

“Kami ingin memastikan bahwa implementasi Syariat Islam di Banda Aceh berjalan dalam koridor ketertiban dan keamanan. Oleh karena itu, koordinasi dengan Polresta sebagai garda terdepan penegakan hukum sangat diperlukan,” tambahnya.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana, menyambut baik inisiatif tersebut.

“Kami mendukung penuh penerapan Syariat Islam di Kota Banda Aceh dan siap berkolaborasi dengan Dinas Syariat Islam dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Kami terbuka untuk berdiskusi serta mendukung program-program yang dapat memperkuat Syariat Islam,” katanya.

Pernyataan ini menegaskan komitmen Polresta Banda Aceh dalam mendukung penerapan Syariat Islam serta memperkuat sinergi antara lembaga pemerintah dan aparat penegak hukum.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Syariah, Wirzaini Usman, berharap kunjungan DSI ke Mapolresta dapat melahirkan kolaborasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat dalam penerapan Syariat Islam.

“Kolaborasi ini dapat terwujud melalui koordinasi yang baik dan komitmen bersama untuk mewujudkan Banda Aceh yang lebih sejahtera dan berakhlak mulia,” ungkapnya.

Kepala Bidang Dakwah, Irwanda M. Jamil, juga menekankan pentingnya dukungan Polresta dalam upaya pencegahan pelanggaran syariat.

“Berdasarkan kasus pelanggaran syariat yang terus meningkat, dukungan dari kepolisian tentu akan sangat membantu dalam mencegah pelanggaran serta mengarahkan masyarakat ke jalan kebaikan,” ujarnya.

Dai Perkotaan, Tgk. Fauzan Zakaria, menambahkan bahwa kerja sama ini penting untuk menyatukan visi dalam mensyiarkan Syariat Islam di Banda Aceh.

“Kehadiran kepolisian sangat penting dalam mencegah pelanggaran syariat yang memerlukan dukungan dan kekuatan aparat penegak hukum,” tutupnya.

Dakwah yang efektif memerlukan kerja sama erat antara pemerintah dan aparat penegak hukum, sehingga masyarakat dapat lebih memahami dan menjalankan ajaran Syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, diharapkan penerapan Syariat Islam di Banda Aceh semakin efektif dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat. (nva)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*