Ikhtisar Safda Malam Ahad di GP. Batoh. Sabtu, 25 April 2026

Salah satu tanda seseorang dicintai oleh Allah, bahwa ia banyak diberi kemudahan melakukan ketaatan.

Bentuk kemuliaan hamba itu bukan pada harta dan jabatannya, melainkan ada pada taqwanya kepada Allah, dan itulah nikmat terbesar bagi seorang hamba.

Allah memerintahkan kepada hamba untuk senantiasa bertaqwa kepada Allah sepanjang hayat hingga berpisah dari dunia ini. (Ali Imran : 102)

Keshalihan itu dapat memberi keutamaan bagi hamba:

1. Ia akan memperoleh ketenangan dan surga saat wafatnya (husnul khatimah).
2. Ia akan mendapatkan ketentraman hidup di dunia hingga di akhirat kelak.
3. Ia akan mendapatkan penjagaan dari Allah.
4. Ia akan memperoleh kehidupan yang baik (bahagia).
5. Ia akan mendapatkan kemudahan rezeki lagi berkah.

Istiqamah dalam taat itu tanda amal ibadah seseorang diterima oleh Allah.

Kestabilan amal itu adalah bentuk keikhlasan amal yang akan mendorong pada adanya peningkatan amal-amal kebaikan lainnya.

Diantara pendorong agar selalu stabil dalam ketaatan adalah:

1. Dekat dengan orang-orang shalih.
2. Senantiasa hadir pada majelis ilmu.
3. Perbanyak do’a kepada Allah agar selalu diberi petunjuk ke jalan yang lurus.

Imam as Samarkandi berkata, “Ada 5 sebab rezeki menjadi berkah:

1. Jangan menunda kewajiban yang diperintahkan karena sebab pekerjaan dunia;
2. Jangan menyakiti/mendzalimi orang lain dalam hal mencari rezeki tersebut;
3. Niatkan agar usaha itu sebagai jalan mencari rezeki sehingga tidak menjadi peminta-minta kepada orang lain;
4. Tidak terlalu keras dalam mencari rezeki hingga tanpa mengenal waktu;
5. Jangan menganggap rezeki itu adalah semata-mata hadil usaha diri, melainkan itu adalah karunia dari Allah semata, dan usaha hanyalah sebab yang dijalani”.

Penceramah : Tgk. Safaini MA

Peringkas : Ust. Fauzi Al-Makassary

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*