TPQ Baitusshalihin Raih Juara Umum FASI Banda Aceh 2026

Banda Aceh – TPQ Baitusshalihin Ulee Kareng meraih juara umum Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) Kota Banda Aceh 2026. Prestasi itu diraih berkat penampilan gemilang 48 santrinya di berbagai cabang lomba pada ajang yang digelar 7–9 September 2026.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi lembaga pendidikan Al-Qur’an tersebut. Para santri yang turun pada tiga jenjang, yakni TKA, TPA, dan TQA, berhasil memborong gelar juara mulai dari juara pertama hingga juara ketiga.

Pada jenjang TKA, TPQ Baitusshalihin menyapu empat gelar juara pertama. Faqih Fairuza Maulizar menjadi yang terbaik pada Tartil Al-Qur’an putra, Arumi Nasha Zunaira pada Tartil Al-Qur’an putri, Muhammad Salman pada Ceramah Agama Islam putra, dan Nadya Alyssa Azzahra pada Ceramah Agama Islam putri.

Selain itu, tim Cerdas Cermat Al-Qur’an yang diperkuat Afiza Izzatul Inaya, Hawa Khaliqa, dan Rais Arsyaq meraih juara 3. Capaian serupa juga ditorehkan Haneen Almeera pada cabang Mewarnai Gambar putri.

“Alhamdulillah wa syukurillah, TPA kita kembali meraih juara umum di ajang FASI Kota Banda Aceh tahun ini,” kata Direktur TPQ Baitusshalihin, Dr. Hj. Ida Friatna, M.Ag.

Pada jenjang TPA, Muhammad Raihan meraih juara 1 Ceramah Agama Islam putra, Khanza Syaqila Almahyra meraih juara 2 Ceramah Agama Islam putri, dan Arsyila Athifa Zahra meraih juara 2 Menggambar putri.

Prestasi juga ditorehkan pada jenjang TQA. Tim Syarhil Qur’an yang terdiri atas Sulthan Alfian Munir, Syarif Al-Khalif As-Saza, dan Syakieb Ahmad Zubair meraih juara 1. Tim Cerdas Cermat Al-Qur’an yang beranggotakan Rishna Aufa Fata, Mahira Hafiza, dan Anindita Afratu Syifa meraih juara 3, Kaisa Dinara Arraziq meraih juara 2 Kisah Islami putri, dan Nafil Al-Furqan meraih juara 3 Kaligrafi putra.

Prestasi Baitusshalihin semakin lengkap setelah meraih juara 1 Pawai/Defile, sekaligus Ustazah Putri Rizkia yang berhasil meraih juara ranking 1 ustaz/ustazah.

Ida menyampaikan apresiasi kepada seluruh ayah/bunda, santriwan/santriwati, ofisial, pelatih, serta ustaz/ustazah atas kerja keras dan kerja cerdasnya. Menurutnya, capaian tersebut jangan sampai membuat para santri sombong, melainkan menjadi motivasi untuk lebih baik lagi karena piala itu milik bersama.

“Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Semoga menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan prestasi,” ujarnya.

Ke depan, TPQ Baitusshalihin berkomitmen untuk terus membina para santri agar semakin mencintai Al-Qur’an. Prestasi pada FASI 2026 diharapkan menjadi pijakan untuk meraih hasil yang lebih baik pada ajang berikutnya. (nva)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*