Banda Aceh – Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh kembali menggelar safari dakwah di Masjid Al-Furqan Gampong Beurawe, Rabu (26/09/2026).
Kajian ceramah tersebut diisi oleh Teungku Mursalin Basyah dengan mengangkat tema sinergi ulama dan umara dalam menjaga syariat Islam.
Dalam kajiannya, Teungku Mursalin menyampaikan bahwa pada masa Rasulullah SAW dan para sahabat, ulama dan umara berjalan seiring dalam kepemimpinan (ulil amri). Namun, seiring perkembangan zaman, hubungan antara umara dan ulama memiliki dinamika tersendiri. Ada ulama yang dekat dengan pemimpin, dan ada pula yang memilih berjarak.
Ustaz Mursalin menjelaskan, ulama yang dekat dengan pemimpin memiliki peran penting demi kemaslahatan umat. Di antaranya adalah memberikan nasihat serta mengawasi kebijakan yang dicetuskan oleh pemimpin, khususnya dalam menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar.

Sementara itu, ada pula ulama yang menjauh karena kondisi tertentu, seperti ketika pemimpin berlaku zalim. Kejadian ini pernah dialami Imam Ahmad bin Hanbal yang menolak intimidasi penguasa saat itu terkait paham Al-Qur’an sebagai makhluk. Karena teguh pada pendiriannya, beliau sempat ditangkap dan dipenjara sebelum akhirnya dibebaskan kembali.
“Hari ini peran sinergis antara ulama dan umara sangat dibutuhkan, apalagi menyangkut syariat Islam. Aceh sejak dulu telah menerapkan syariat Islam dalam setiap lini kehidupan sejak zaman kesultanan. Sampai hari ini, syariat tersebut harus tetap dijaga oleh generasi dan pemimpin selanjutnya,” ujar Ustaz Mursalin.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Alimsyah, S.Pd., M.S., mengapresiasi masyarakat serta pemateri yang menekankan pentingnya peran sinergi ulama dan umara dalam kajian safari dakwah tersebut. Menurutnya, syiar Islam yang disampaikan melalui ceramah merupakan sarana yang efektif agar pesan keagamaan mudah diterima dan dipahami oleh warga, mulai dari tingkat gampong, kecamatan, hingga kota.

“Sinergi ulama dan umara ini sangat penting untuk merawat syariat Islam di Kota Banda Aceh agar tetap terjaga. Jika sinergi ini berjalan dengan baik, aman, dan nyaman, maka harapan kita bersama dapat terwujud,” pungkasnya.
Kegiatan safari dakwah ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pengembangan Syariat, Wirzaini Usman, S.H.I., M.I.Kom., Keuchik dan Tuha Peut Gampong Beurawe, para remaja, pemuda, serta masyarakat setempat.
Leave a Reply